Hadapi Lonjakan Arus Mudik 2024, Polres dan Pemkot Cilegon Siap Optimalkan Layanan

Rapat persiapan pengamanan arus mudik tahun 2024 di aula Mapolres Cilegon. (Agh/bantenesia.id)

  
BANTENESIA.ID, CILEGON –  Kepolisian Resort Cilegon dan Pemerintah Kota menggelar Rapat Persiapan Pengamanan Arus Mudik Lebaran 1445 Hijriah dan Arus Wisata di Aula Wicaksana Laghawa Polres Cilegon, Senin (25/3/2024). Hal itu dilakukan untuk persiapan optimalisasi layanan dalam rangka menghadapi arus mudik Lebaran yang diprediksi mengalami peningkatan.

“Tahun ini diperkirakan akan ada lonjakan kenaikan angka pemudik (Nasional). Dimana sebelumnya sekitar 123.800.000 sekarang bisa mencapai sekitar 193.600.000,” kata Wali Kota Cilegon Helldy Agustian sebagaimana rilis Diskominfo Cilegon, Senin (25/3/ 2024).

Untuk mengantisipasi peningkatan tersebut, Helldy menyampaikan akan mengoptimalkan kenyamanan pemudik, terutama saat melintasi Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon. Mulai dari lampu penerangan jalan umum (PJU) dipastikan menyala serta kondisi jalan juga yang layak dilalui. 

“Untuk arus pulang tidak mesti melalui jalan searah melewati Ciwandan, dapat juga melalui Pelabuhan Merak. Kami juga akan menyiapkan tempat peristirahatan untuk motor di JLS sebanyak enam titik yang di dalamnya terdapat posko kesehatan,” jelasnya.

Menurut Helldy, setidaknya akan ada tiga pelabuhan yang dioperasikan untuk mengatasi arus mudik  Lebaran 2024, yakni Pelabuhan Merak, Pelabuhan Pelindo Ciwandan dan Pelabuhan Bojonegara.

 “Sama seperti tahun sebelumnya, kami akan ada tiga pelabuhan yang dioperasikan di antaranya Pelabuhan Merak untuk kendaraan pribadi roda empat dan bus, Pelabuhan Pelindo Ciwandan untuk motor dan truk kecil, dan Pelabuhan BBJ Bojonegara untuk truk besar. Kami berharap dengan adanya pengamanan arus mudik ini dapat mengurai kemacetan,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Cilegon AKBP Eko Tjahyo Untoro menjelaskan, Pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2024 akan dimulai 4 hingga 16 April 2024 dengan mengerahkan 866 personel kepolisian yang siaga di 80 Pos Pantau, 6 Pos Pelayanan, 9 Pos PAM dan beberapa Pos Datur.

 “Kami akan memaksimalkan truk barang dapat berangkat sebelum tanggal 3 April, karena tanggal 4 April sudah mulai diberlakukannya pembatasan untuk truk barang,” jelas Eko seraya mengajak masyarakat untuk bekerjasama mensukseskan Operasi Ketupat Maung 2024.

“Kami meminta kerjasamanya kepada seluruh masyarakat untuk mensukseskan Operasi Ketupat Maung tahun 2024 ini." pintanya. (*)




Lebih baru Lebih lama